THE BIG FRIENDLY GIANT (2016)

Sinopsis The Big Friendly Giant (2016) – Review The Big Friendly Giant (2016) Bahasa Indonesia

Intro :

Berkisah tentang seorang anak yatim piatu bernama Sophie yang tinggal di sebuah panti asuhan di London,Inggris. Anak ini mengalami insomnia yang membuatnya susah tidur saat malam bahkan sampai jam 3 subuh,namun pada saat ia terjaga ia mendengar suara ribut di luar panti asuhan nya dan memergoki seorang raksasa bernama Runt yang kemudian menculiknya dan membawanya ke negeri raksasa.

Plot :

Ternyata raksasa yang menculik Sophie ini sangat baik hati dan tidak suka memakan manusia,dia lebih memilih memakan sayur-sayuran daripada makan daging manusia.

Runt memotong snozzcumber untuk dimakan
Namun kalau ada raksasa yang baik tentu saja pasti ada raksasa yang jahat yaitu Fleshlumpeater raksasa jahat yang suka makan daging manusia,Fleshlumpeater ini juga punya 8 teman yang juga suka makan daging manusia.beberapa kali sophie hampir ketahuan oleh raksasa jahat ini,namun Runt sangat cerdik untuk menyembunyikan keberadaan Sophie.
Fleshlumpeater dkk ini juga sangat jahat terhadap Runt,karena sering kali mereka mengganggu Runt,namun Runt memang sama sekali tidak mencoba melawan dan hanya pasrah saja.

Fleshlumpeater dan raksasa jahat lainnya

Runt sendiri bukan raksasa biasa,Runt adalah raksasa yang bertugas untuk mengumpulkan mimipi-mimpi indah,mimpi mimpi itu berasal dari pohon mimpi,Sophie sendiri juga diajak untuk menangkap mimpi.
Setelah mimpi dikumpulkan saat malam hari Runt turun ke dunia manusia untuk meniupkan mimpi indah tersebut kedalam anak-anak,dan kali ini ia tidak sendirian tapi ditemani oleh Sophie.

Pohon Mimpi
Singkat cerita,Sophie kasihan terhadap Runt karena sering diganggu dan ditindas oleh raksasa lain,Sophie pun memutuskan untuk membuat sebuah rencana untuk mengusir raksasa jahat dari dunia raksasa,dan ide pun muncul saat Sophie secara tidak sengaja masuk ke dalam ruangan yang pernah di pake oleh seorang anak laki-laki yang juga pernah tinggal bersama Runt sebelum akhirnya tertangkap dan dimakan oleh raksasa jahat. Ide tersebut adalah dengan meminta bantuan dari ratu inggris.

Ending :

Sophie dan Runt membuat sebuah mimpi buruk untuk di tiupkan kepada ratu Inggris. Mimpi tersebut dimaksudkan untuk meyakinkan ratu Inggris untuk membantu Sophie dan Runt untuk mengusir raksasa jahat dari dunia raksasa,Ratu pun setuju untuk membantu Sophie dan Runt,pasukan perang pun disiapkan,dan dengan runt sebagai pemandu,pasukan dibawa ke dalam dunia raksasa (tapi dengan syarat mereka hanya satu kali ini saja bisa masuk ke dalam dunia raksasa). Untuk membantu pasukan perang Sophie dan Runt juga membuat sebuah mimpi buruk untuk di berikan kepada raksasa-raksasa jahat,berkat kerja sama yang baik para raksasa pun berhasil dikalahkan dan ditangkap,namun mereka tidak dibunuh melainkan mereka dibawa jauh ke sebuah pulau ditengah-tengah laut,disana mereka diberi bibit snozzcumber.Dan mau tidak mau mereka harus terbiasa untuk memakan snozzcumber untuk bertahan hidup.
Pada akhirnya Sophie sendiri pada akhirnya tinggal bersama ratu Inggris di Istananya,dan Runt sekarang hidup bebas dan bahagia di dunia raksasa.
Para raksasa jahat dibuang ke sebuah pulau terpencil

Review :

Film yang sangat cocok ditonton saat bersama keluarga,karena memang dari awal sampai akhir bebas dari konten dewasa. Story line film ini juga sangat bagus,banyak nilai-nilai positif diambil dari film ini,seperti nilai persahabatan,karena walaupun berbeda jenis tapi ternayata Sophie dan Runt saling peduli dan bersahabat baik,unsur komedi dalam film ini juga lumayan banyak,apalagi saat scene dimana ratu Inggris dan para Jendral mencoba minuman buatan Runt yang menyebabkan dia dan juga para Jendral buang angin.
Hal positif yang sangat penting juga adalah bagaimana perlakuan para militer terhadap para raksasa jahat,mereka tidak dibunuh melainkan hanya diletakkan di pulau yang jauh dari jangkauan manusia,bahkan diberi bantuan bibit sayuran agar mereka tidak mati kelaparan.

THE REZORT (2016)

Sinopsis The Rezort (2016) – Review The Rezort (2016) Bahasa Indonesia

Intro :

Sudah sepuluh tahun berlalu sejak dunia diserang oleh sebuah virus mematikan dimana virus tersebut membuat orang meninggal dan menghidupkan nya lagi menjadi zombie,dan menurut data ada 2 milyar orang yang meninggal akibat virus tersebut.cara manusia sendiri untuk bebas dari virus mematikan tersebut adalah dengan menggunakan Brimstone Protocol, yaitu menggunakan senjata nuklir untuk membunuh semua manusia yang telah terinfeksi. Dunia pun telah kembali dalam masa damai dan ketenangan,badan amal dunia juga membentuk badan amal Hope 4u untuk menampung para pengungsi dari korban bencana virus mematikan ini.

Plot : 
Tapi ternyata tidak semua zombie di musnahkan,tetapi masih ada yang di sisakan dan itu terletak disebuah pulau,milik perusahaan The Rezort,yang berlokasi di Afrika Utara.
Valeria Wilton Pemilik The Rezort
The Rezort sendiri adalah wahana wisata,dimana selain tempat dan pemandangan nya yang sangat indah,di The Rezort ini para pengunjung dapat mengikuti wahana sebuah taman untuk berburu dan menembak zombie (kira-kira mirip seperti taman Jurassic Park tapi isinya zombie).
Pagar pelindung pada wahana
Wahana menembak Zombie
Para pengunjung tetap aman karena memang adanya pagar penghalang untuk melindungi pengunjung dari para zombie,selain itu juga ada zombie-zombie yang sengaja diletakkan di dalam pagar penghalang juga namun di rantai untuk jadi sasaran tembak.
Zombie yang diikat untuk ditembak
Nah,yang jadi masalah adalah saat adanya seorang aktivis kemanusiaan peduli nasib zombie yang menolak keberadaan The Rezort yang juga menyusup sebagai pengunjung biasa,pada malam hari saat pesta penyambutan yang di lakukan oleh CEO The Rezort,dia secara diam-diam menyusup ke dalam sistem operator/ruang kontrol dari The Rezort,tentunya ia dibantu oleh oknum orang dalam (yang memang tidak diketahui sampai film ini selesai)  untuk dapat masuk kedalam sistem ruang kontrol tersebut dan mendownload beberapa file rahasia didalamnya
Aksi Pencurian Data
Yang jadi masalah adalah,pencurian data di dalam sistem,menyebabkan kerusakan pada keseluruhan sistem kontrol dan pengaman pada kawasan The Rezort,yang menyebabkan semua zombie yang terikat terlepas dan juga fungsi pagar pelindung juga terbuka dan rusak,yang mengakibatkan sistem secara otomatis mengaktifkan Brimstone Protocol untuk menghancurkan pulau The Rezort dalam tempo waktu 5 jam.
Para pengunjung pun terjebak di dalamnya,zombie-zombie mulai terlepas dan menyerang para pengunjung,sekelompok pengunjung bekerja sama untuk keluar dari pulau ini untuk menyelamatkan diri.
(Oke,untuk tahap selanjutnya mengandung spoiler,jadi yang belum nonton jangan dilanjutkan membaca lagi)
Ending :
6 orang pengunjung beserta 1 tour guide yang bekerja sama untuk meloloskan diri dari pulau ini,namun hanya sedikit yang tersisa sampai pada akhirnya,tiga orang yang tersisa dari mereka melihat kenyataan yang sangat menyakitkan bahwa ternyata selama ini zombie-zombie yang ada pada The Rezort ini selain dari sisa bencana virus mematikan ternyata juga pengungsi dari Hope 4u yang di paksa dan dibawa kesini untuk dijadikan zombie untuk menambah stok zombie dan juga membantu mengurangi biaya badan amal dunia untuk membiayai kebutuhan para pengungsi.
Anak kecil pengungsi yang dijadikan zombie
Tiga orang yang tersisa masih berusaha untuk meloloskan diri,namun pada akhirnya hanya satu orang lah yang selamat lolos dari pulau ini itupun nyaris terkena ledakan bom dari Brimstone Protocol.

The Rezort Hancur oleh Brimstone Protocol

Shocking Ending :
Ada sedikit hal yang tidak terduga,salah seorang pengunjung lagi ternyata berhasil selamat walapun sebelumnya mengorbankan diri untuk menyelamatkan si pemeran utama.
Archer yang mengorbankan diri (kiri) 
Archer duduk disebuah bar(kanan)
Bukan cuma itu saja,hal lain yang tidak kalah mengejutkan adalah,zombie-zombie yang terkena bom tidak semuanya tewas,melainkan menyeberang ke pulau padat pengungsi,memang hal ini tidak mengejutkan karena sebelumnya reporter TV menyebutkan korban tewas dari insiden The Rezort hanya 250 orang,padahal jumlah zombie beserta pengunjung dan pegawai The Rezort sangatlah banyak.
Zombie menyeberang lautan menuju pulau pengungsi
Review :
Menurutku sih ini film zombie yang anti mainstream ya,karena memang mengambil tema mirip film Jurassic Park bahkan ceritanya juga menurut saya juga mirip Jurassic Park,mungkin ada yang ingat ya di film Jurassic park yang menyebabkan semua kandang dinosaurus terbuka dan pagar listrik tidak berfungsi adalah ulah seseorang yang masuk ke sistem keamanan dan membukanya untuk mencuri sampel darah nyamuk,dan di The Rezort ini adalah seorang aktivis yang mencoba mencuri data dari The Rezort yang mengakibatkan semua sistem rusak dan zombie pun terlepas. 
Jalan ceritanya lumayan,zombienya juga cukup seram,cukup menegangkan juga menonton film ini,karena ada beberapa scene jump scare yang membuat kita terkejut.
Tidak saya rekomendasikan untuk menontonnya bersama keluarga,walaupun bebas dari adegan sex,tapi karena lumayan sadis mending ga usah ditonton sama anak kecil.
dan penilaian saya adalah :

Tentang Blog Review Movie

Siapa sih yang ga hobi nonton ? Bioskop sekarang udah tersebar hampir di setiap kota besar (kecuali di jaman saya dulu sih,masih jarang banget adanya bioskop adanya layar tancap),harga tiket bioskop juga relatif murah sekarang,dari Rp.25.000 – Rp.60.000,dan yang ga punya bioskop di daerah nya atau memang ga mau ngabisin duit buat nonton,tentunya solusinya adalah beli film ori atau bajakan atau bisa juga download/streaming film yang tentu saja juga bajakan,tapi mau cara apapun terserah deh asalkan jangan film Indonesia aja yang dibajak menurut ku.
Yang saya lihat sih sudah banyak banget website ataupun blog yang membahas review film.Yang jadi pertanyaannya adalah,kenapa saya membuat blog untuk review film lagi kalau gitu ? 
oke,yang pertama adalah aku sangat hobi banget yang namanya nonton biasanya kalo udah weekend dari siang sampai malam aku nongkrong nya di bioskop,ataupun kalo tanggal tua alias belum gajian aku sih download film terus diputer di TV LCD di rumah. Nah yang kedua,aku juga hobi banget yang namanya nulis aku udah buat banyak blog niche entah itu blog penulisan artikel,blog review game,review sepakbola,ataupun blog humor.Makanya kali ini aku mau coba buat blog review film-film tapi khusus film luar aja deh,karena kurang hobi film buatan Indonesia. Dan saya mencoba melakukan review film bukan dari sudut pandang expert atau kritikus film,tapi dari sudut pandang seorang rakyat jelata atau orang awam aja.
Oke,biar ngerti ada beberapa info yang akan kalian lihat dalam setiap review film yang saya buat,seperti ini,untuk nilai maksimal adalah A dan yang paling buruk adalah E..

Ket :
Action : Penilaian saya dari kualitas dan banyaknya aksi laga,duel tangan kosong ataupun tembak-tembakan sampai ledakan bom
Comedy : Penilaian saya dari adegan lucu ataupun dialog yang lucu
Horror : Penilaian saya dari tingkat keseraman film atau pun tokohnya (entah toko hantu atau bukan) yang jelas bisa bikin merinding nontonnya.
Gore : Penilaian saya dari tingkat kesadisan film,kayak ada adegan mutilasi,darah yang bermuncratan dari badan dsb.
Sad Story : Jalan cerita yang sedih.
Adult Content/Sex Scene : Ada atau tidaknya adegan dewasa (sex scene/nude scene).
Rating : Penilaian saya dari keseluruhan film.Saya ga akan terpengaruh dengan rating dari IMDB,Rotten Tomato dsb.
Plot Twist : Ada atau tidak nya plot twist atau scene yang tidak terduga.
Happy Ending : Apakah happy ending atau tidak.
Familiy Content : Penilaian saya apakah film nya sesuai di tonton saat bersama keluarga.