Kenapa Android Nama Makanan? Berikut Alasan Google

Pernah kamu bertanya kenapa Android nama makanan? Jika tidak kamu sepertinya bukan bagian dari orang yang jeli dan bukan pula yang menggemari OS Android. Coba saja bandingkan dengan pesaing utama android, iOS. Apple kebanyakan menggunakan nama hewan seperti MacOS ketimbang nama makanan seperti Google.

Alasa Google Memilih Nama Makanan untuk Android

Sebagian besar masyarakat Indonesia memakai android untuk memudahkan dalam mengakses informasi. Bahkan ada orang yang hafal fitur-fitur andorid hingga nama Operation System yang digunakan oleh android. Uniknya, nama OS Android merupakan nama dari makanan penutup yang manis-manis.

Lebih uniknya lagi, nama dari OS android berurutan secara alfabetitis. Tidak ada nama android yang menggunakan alfabet secara tidak urut. Berikut adalah nama-nama OS Android berdasarkan versi yang diluncurkan oleh Google.  Android 1.5 diberi nama Cupcake, Android 1.6 diberi nama Donut,  Android 2.0 disebut Eclair,  Android 2.2 Froyo (Frozen Yoghurt) Android 2.3 Gingerbread Android 3.0 Hpneycomb, Android 4.0 Ice Cream Sandwich. Lalu ada  Android 4.1 yang dinamai Jelly Bean, Android 4.4 KitKat dan Android 5.0 Lollipop. Lalu ada Android 6.0 Marshmallow dan yang terbaru Android 7.0 Nougat.

Jika diperhatikan ada dua alfabet yang tidak muncul pada daftar di atas. Hal itu dikarenakan Android 1.0 sebagai generasi pertama Android tidak diluncurkan kepada publik dikarenakan ada kekurangan program. Menurut Jean-Baptiste Queru, salah satu pengembang android, Android 1.0 tidak memiliki kode nama makanan penutup. Ada pula versi 1.1 yang diberi nama Petit Four dan tidak urut secara alfabetis.

Menarik, bukan? Lantas apa yang menyebabkan Google memberi nama makanan penutup untuk setiap OS Android? Hal itu masih menjadi rahasia dapur Google. Pihak Google masih menutup-nutupi hal tersebut sebagai kebijakan dalam perusahaan. Berbagai analisis dikeluarkan oleh penggemar android. Tetapi sampai sekarang belum ada jawaban yang memuaskan.

Meski demikian, banyak para penggemar Android yang meraba-raba alasan Google menggunakan nama makanan penutup yang manis-manis sebagai nama Operating System. Salah satu alasan yang manis adalah berupa harapan agar para teknisi dan pengembang Android bisa merasakan manisnya kesuksesan setelah Android diluncurkan. Harapannya sama manis dengan sepotong Cupcake (C), Donut (D), Eclair (E), Froyo (F), Gingerbread (G), HoneyComb (H), Ice Cream (I), Jelly Bean (J), KitKat (K), Lollypop (L), Marshmellow (M), dan Nougat (N) bukan?

Ada pula kabar yang beredar menyebutkan alasan Android 4.4 diberi kode Kitkat. Yaitu pada saat pengembangan Android 4.4 para teknisi dan pengembang bekerja hingga larut malam dan selalu memakan KitKat sebgai camilan dan kembali bersemangat bekerja. Tapi beredar kabar juga bahwa Google memberi kode tersebut sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan omset penjualan makanan ringan asal Inggris tersebut.

Sejak 2005 pengembangan android yang telah diambil alih oleh Google dan dikembangkan oleh Google dan Open Handset Alliace (OHA) hingga kini telah merilis sejumlah OS Android. Namun hingga kini biarlah alasan pemberian nama makanan penutup pada OS menjadi rahasia. Yang terpenting Google memberikan rasa manis pada kita untuk mengakses informasi dan juga bertukar kabar dengan orang di seluruh dunia. Juga mendapat hiburan melalui berbagai fitur yang ditawarkan oleh Android.

Apapun alasan kenapa Android nama makanan pada setiap versi biarlah tetap jadi rahasia dapur perusahaan. Tetapi yang pasti, kesuksesan android kini semanis nama makanan penutup yang mereka ambil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *