4 Fakta Menarik Seputar Jilbab Bahan Pashmina

Apabila anda bermain ketempat-tempat penjual pakaian grosiran mau pun yang ada di mall, anda pasti sering ditawari dengan pakaian berbahan pashmina seperti gamis, maxi dress, hingga jilbab. Kaum muslimah yang notabenenya wajib menutup aurat, banyak yang menggunakan jilbab pashmina. Selain karena terkesan anggun, menawan , dan modis, jilbab pashmina juga masih memegang prinsip-prinsip islam-nya. Akan tetapi, masih saja ada sebagian muslimah yang mengkolaborasikan jilbab pashmina dengan pakaian-pakaian yang tidak sesuai dengan syariat islam, dan kasus itu pun sering disebut dengan jilboobs. Namun sebagai sesama muslimah, kita wajib saling mengingatkan untuk memakai pakaian dan jilbab yang syar’i.

Terlepas dari semua hal itu, mungkin sebagian besar dari kita ada yang penasaran dengan kata pashmina. Perlu anda ketahui bahwa kata pashmina berasal dari bahasa persia yakni Pasmineh, yang berarti bahan wool. Bahan wool sendiri asal-usulnya dari bulu domba, yang pertama kali dibuat oleh masyarakat dikawasan Persia seperti Nepal, India, Pakistan, Afghanistan, dan Iran. Seiring berjalannya waktu, kini kepopuleran pashmina menyebar keseluruh negara termasuk ke negara Indonesia. Berbicara soal jilbab pshmina, ada beberapa fakta menarik darinya yang belum banyak diketahui oleh orang-orang. Supaya anda tidak penasaran dengan fakta-fakta tersebut, berikut dibawah ini ada 4 fakta menarik seputar jilbab pashmina :

  1. Bahan Pashmina Terbuat Dari Janggut Domba

Pada dasarnya, bahan pashmina ini didominasi oleh bulu domba. Untuk meningkatkan serat pada kainnya, pashmina pun menambahkannya dengan janggut domba. Dengan demikian, kualitas kain bahan pashmina sudah tidak diragukan lagi. Bahkan, kualitas bahan pashmina sudah diakui oleh dunia.

  1. Pashmina Sebagai Lambang Kemewahan

Di era Masehi, pashmina ini sangat identik dengan pakaiannya masyarakat golongan atas. Pasalnya, bahan wool dari domba pegunungan Himalaya ini dibanderol dengan harga yang selangit, sehingga masyarakat menengah kebawah tidak mungkin mampu untuk membelinya.

  1. Pashmina Motif Artistik

Seperti yang kita ketahui bahwa bahan pashmina sangat identik dengan motif yang artistik. Dengan kata lain, para pecinta bahan pashmina akan dimanjakan dengan banyaknya pilihan corak yang bervariasi.

  1. Pashmina Menjadi Serba Guna

Dizaman dahulu, bahan pashmina hanya dikhususkan untuk membuat syal atau scarft. Seiring berjalannya waktu, kini bahan pashmina juga dilibatkan dalam pembuatan jilbab. Dan pada akhirnya kita sering menjulukinya dengan nama jilbab pashmina.

Itulah 4 fakta menarik dari jilbab bahan pashmina. Nah bagi anda yang ingin mendapatkan jilbab pashmina dengan diskon besar, hadirilah acara harbolnas hijup yang diadakan setiap tahunnya.

4 Tips Cara Memakai Jilbab Bagi Para Muslimah Yang Berkacamata

Sudah tak terhitung lagi berapa banyak jumlah hijabers yang menggunakan kacamata, entah itu kacamata baca maupun kacamata gaya. Jenis kacamata apapun yang mereka pakai, justeru kacamata itulah yang menjadikan nilai plusnya. Dengan kata lain, para hijabers yang berkacamata itu tampak terlihat manis, anggun, elegan, dan lucu. Meski demikian, bukan berarti tidak membutuhkan trik dalam cara pemakaian jilbabnya. Ada beberapa trik khusus, yang diberlakukan bagi para hijabers berkacamata. Untuk mengetahui lebih jelasnya lagi, berikut dibawah ini ada 4 tips cara memakai jilbab bagi para muslimah yang berkacamata :

  1. Longgarkan Jilbab Saat Memakainya

Bagi anda para muslimah berkcamata, disarankan untuk melonggarkan jilbab saat memakainya. Dengan kata lain, anda tidak boleh memakai jilbab yang terlalu kencang. Pasalnya, jilbab yang terlalu kencang akan membuat batang kacamatanya menekan keras pada bagian kanan dan kiri kepala. Alhasil, anda pun akan merasa pusing saat mengenakan jilbabnya. Dengan melonggarkan jilbabnya, maka anda rasa nyamanlah yang akan anda dapatkan.

  1. Posisikan di Atas Ciputnya

Para desainer baju muslimah terkemuka menyarankan untuk tidak meletakkan kacamatanya dibagian atas telinga, saat mengenakan jilbabnya. Hal itu dikarenakan bisa membuat anda akan merasa terganggu oleh keberadaan kacamatanya. Bahkan, anda juga akan merasa sakit kepala karena batang kacamatanya terlalu menekan kebagian kepala. Jika anda memposisikannya di atas ciput, maka hal demikian tidak akan terjadi. Namun, alangkah baiknya lagi jika anda mengkreasikannya dengan dua lapisan ciput agar batang kacamatanya tersamarkan.

  1. Jangan Memakai Aksesoris Yang Terlalu Besar

Pada dasarnya, keberadaan kacamata itu sendiri sudah bisa dikatakan sebagai aksesoris. Jika anda menambahkan lagi aksesoris berupa bross berukuran besar, justeru hal itu malah terlihat lebih ramai dan sedikit ada kesan norak. Jika pun harus memakai aksesoris, pakailah bros yang berukuran kecil.

  1. Berhati-hati Saat Menggunakan Jarum Pentulnya

Sedikit saja anda lalai saat menggunakan jarum pentul pada jilbab, bisa melukai bagian leher dan dahi. Sedari itu anda harus menjauhkan letak jarum pada batang kacamatanya agar tidak tertusuk, serta membuat jilbabnya tidak mudah kusut. Ada baiknya jika jarum pentul tersebut diletakkan di atas batang kacamata agar tidak mudah lepas.

Itulah 4 tips cara memakai jilbab bagi para muslimah yang berkacamata. Bagi anda para hijabers yang ingin mendapatkan jilbab dengan diskon besar, sebaiknya berbelanja pada saat bertepatan dengan harbolnas hijup.